Dalam konteks kepabeanan, harga ekspor mencerminkan nilai barang pada saat barang tersebut diekspor. Harga ini biasanya tercantum dalam dokumen perdagangan seperti kontrak jual beli, faktur komersial, dan pemberitahuan pabean ekspor. Keakuratan harga ekspor sangat penting karena dapat mempengaruhi pengenaan bea keluar serta pemenuhan ketentuan ekspor lainnya.
Harga ekspor umumnya ditentukan berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli dengan memperhatikan kondisi pasar internasional, biaya produksi, biaya logistik, serta ketentuan pengiriman yang disepakati. Ketentuan pengiriman tersebut dapat mempengaruhi komponen biaya yang termasuk dalam harga ekspor, seperti biaya angkut dan asuransi.
Dalam kebijakan perdagangan, harga ekspor juga digunakan sebagai instrumen pengawasan. Negara dapat memantau harga ekspor untuk mencegah praktik penjualan dengan harga yang terlalu rendah atau tidak wajar yang berpotensi merugikan kepentingan nasional, terutama terhadap komoditas strategis atau sumber daya alam.
Secara keseluruhan, harga ekspor merupakan elemen penting dalam kegiatan ekspor dan sistem kepabeanan. Penetapan dan pemberitahuan harga ekspor yang benar mendukung transparansi perdagangan, kepastian hukum, dan kelancaran arus barang ke luar negeri.