Langsung ke konten utama

Arti Commercial Invoice

Afditya Fahlevi 23 Jan 2026
Commercial Invoice adalah dokumen perdagangan internasional yang diterbitkan oleh penjual (eksportir) kepada pembeli (importir) sebagai bukti transaksi jual beli barang lintas negara.

Dalam konteks kepabeanan, commercial invoice memiliki peran sangat penting karena menjadi dokumen utama yang digunakan Bea dan Cukai untuk menilai nilai pabean dan menghitung bea masuk serta pajak dalam rangka impor.

Secara umum, commercial invoice memuat informasi pokok seperti identitas penjual dan pembeli, nomor dan tanggal invoice, uraian barang, jumlah dan satuan, harga satuan dan harga total, mata uang transaksi, serta syarat penyerahan barang (Incoterms seperti FOB atau CIF). Dokumen ini juga mencantumkan negara asal barang dan ketentuan pembayaran yang disepakati para pihak.

Dalam proses kepabeanan, commercial invoice berfungsi sebagai dasar pembuktian harga transaksi. Bea dan Cukai menggunakan data dalam invoice untuk menilai apakah nilai yang diberitahukan importir wajar dan sesuai dengan ketentuan nilai pabean. Apabila terdapat ketidaksesuaian atau keraguan atas kebenaran invoice, Bea dan Cukai dapat melakukan penelitian lebih lanjut atau penetapan nilai pabean.

Commercial invoice berbeda dengan invoice biasa dalam perdagangan domestik karena memuat informasi yang disesuaikan dengan kebutuhan kepabeanan dan perdagangan internasional. Ketidakbenaran atau ketidaklengkapan commercial invoice dapat berakibat pada penundaan pengeluaran barang, koreksi nilai pabean, pengenaan sanksi administrasi, bahkan sengketa kepabeanan.

Dengan demikian, commercial invoice bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi merupakan instrumen hukum dan fiskal yang menentukan kelancaran serta kepastian hukum dalam kegiatan ekspor dan impor.