Langsung ke konten utama

Tips UMKM Perkuat Ekspor

Afditya Fahlevi 17 Nov 2025
UMKM yang ingin memperluas pasar ke luar negeri perlu memahami bahwa ekspor bukan hanya soal menjual barang ke pembeli internasional, tetapi juga membangun fondasi usaha yang kuat, legal, dan kompetitif. 

Langkah pertama yang harus diperhatikan adalah memastikan produk memiliki kualitas yang konsisten. 

Pasar global memiliki standar yang lebih ketat dibanding pasar domestik, sehingga UMKM perlu memperkuat pengendalian mutu, memilih bahan baku terbaik, dan memastikan proses produksi mengikuti standar yang diakui secara internasional. 

Kualitas yang terjaga akan memudahkan produk memenangkan kepercayaan buyer dan membuka peluang kontrak jangka panjang.

Selain kualitas, branding dan kemasan juga memegang peranan besar. Produk ekspor harus mampu menarik perhatian di rak-rak luar negeri yang penuh kompetitor. 
Kemasan yang informatif, kuat, higienis, dan menarik akan meningkatkan persepsi nilai produk. UMKM juga perlu memahami preferensi budaya calon negara tujuan agar desain kemasan sesuai dengan selera lokal dan tidak melanggar aturan setempat.

Di sisi perizinan, UMKM harus memastikan seluruh dokumen ekspor tersedia dan sah, mulai dari perizinan usaha, perizinan teknis, hingga dokumen kepabeanan seperti PEB, invoice, packing list, dan dokumen pendukung asal barang. 

Pemahaman prosedur ini akan menghindarkan risiko penundaan di pelabuhan, biaya tambahan, atau bahkan penolakan barang di negara tujuan. 

Menggunakan jasa PPJK yang berpengalaman dapat membantu mengurangi kesalahan administratif dan mempercepat proses ekspor.

UMKM juga perlu melakukan riset pasar sebelum mengekspor. Setiap negara memiliki tren permintaan, regulasi impor, tarif, dan preferensi konsumen yang berbeda. 

Riset pasar yang matang akan membantu UMKM menargetkan negara yang sesuai dan menentukan strategi harga serta promosi yang tepat. 

Pemerintah Indonesia melalui berbagai lembaga seperti Kemendag, Atase Perdagangan, dan ITPC menyediakan data dan peluang perdagangan yang dapat dimanfaatkan secara gratis.

Digital marketing menjadi senjata yang sangat efektif untuk memperkuat ekspor di era sekarang. UMKM bisa memanfaatkan marketplace internasional, media sosial, dan website profesional untuk memperkenalkan produk secara global. 

Keberadaan digital akan memudahkan buyer menemukan produk dan membangun kredibilitas usaha.

Kemitraan dan keikutsertaan dalam program pemerintah juga sangat membantu. Banyak fasilitas yang disediakan seperti pelatihan ekspor, pendampingan legalitas, sertifikasi standar internasional, bantuan pameran internasional, hingga insentif pembiayaan. Mengikuti program ini dapat membuka akses jaringan buyer yang lebih luas dan meningkatkan kemampuan ekspor UMKM.

Terakhir, UMKM perlu memperkuat manajemen keuangan. Ekspor membutuhkan modal untuk produksi, pengemasan, pengiriman, hingga biaya promosi. 

Manajemen arus kas yang baik akan membuat UMKM lebih siap menghadapi pesanan besar dari luar negeri. Dengan kombinasi kualitas produk, kepatuhan dokumen, kemampuan digital, dan penguatan modal, UMKM Indonesia akan mampu menembus pasar global dan bersaing secara berkelanjutan.